Senin, 24 Desember 2012

Cara Mudah Membuat Database Dengan Microsoft Office Access

Ø  CARA MEMBUAT DATABASE

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

1. Pastikan ms office sudah anda install 
2.  Pilih Ms access 2007
3. Setelah anda open Ms access tadi, pilih blink database








4. kemudia akan tampil tampilan





5. Kemudian buka file name tadi seperti gambar di atas, akan muncul form lagi buat folder kemudian pilih format file(mdb). karena nantinya kita akan menghubungkan access dengan Delphi(Postingan selanjutnya). setalah sudah di pilih tinggal klik ok
6. Pilih Create
7. Pilih table1, klik kanan pilih design view isi nama table: misalnya (club)
8.  kemudian isi table dengan berapa field yang anda inginkan, misalnya seperti ini



9. Di sini saya menggunakan 7 field (no, arsenal, Real Madrid, Chelsea, Barcalona, MU, Valencia). ganti field sizenya pada field Properties sesuai Keingginan anda
10.  Klik table (club) pilih open Isi Field dengan bebera Record




11. Kemudian save dan liat hasilnya di mana anda menyimpan file tersebut.

12. Selesai dan di sini anda sudah mempunyai database nama - nama fans dari beberapa club.



Ø Membuat Form Data dan Foto


v  Langkah Pertama 
Buka worksheet microsoft access lalu buatlah Database dengan nama Datasiswa, dengan cara :
·         Klik Blank Database selanjutnya File_Name diberi nama Datasiswa.accdb,lalu pilih Creat,
·         Seperti biasa akan muncul sebuah Table1save tabel tersebut dan kita berinama Tbldatasiswa.
·         Klik Tab View yang berada dipojok kiri atas, lalu selanjutnya buatlah data seperti gambar berikut ini : 




Nomor ID akan muncul secara otomatis sehingga data type yang kita gunakan adalah Auto NumberNis_Siswa data typenya Text jika data yang dimasukkannya seperti A1001 tetapi jika yang dimasukkannya 1001 maka bisa saja tetap data typenya Text atau bisa kita ubah dengan  Number, untuk  Tgl_Lahir data typenya adalah Date/Time dengan format Medium Date,
Dan untuk Foto kita menggunakan data typenya adalah Attachment dengan tujuan untuk menampilkan file gambar.


·         Jika sudah save terlebih dahulu lalu coba masukkan data sesuai keinginan anda atau bisa seperti contoh yang saya buat berikut ini : Perhatikan file attachment untuk mengisinya tinggal klik lalu ambil foto yang akan menjadi foto data siswa tersebut.


Perhatikan file attachment untuk mengisinya, tinggal klik lalu ambil foto yang akan menjadi foto data siswa tersebut.

v  Langkah Kedua

Setelah langkah pertama selesai kita buat selanjutnya kita melangkah ke tahap berikutnya yaitu membuat Form. Adapun caranya adalah sebagai berikut :
·         Bisa dengan memilih tampilan Form yang sudah ada dengan cara arahkan cursor ke Tbldatasiswa lalu pilih Tab Create lalu di Formbisa pilih FormSplit FormMultiple Form atau model form lainnya.
·         Saran penulis pilih Multiple Form tapi akan kita modifikasi selanjutnya.
·         Setelah kita pilih Multiple Form akan muncul tampilan seperti dibawah ini :





·         Perhatikan file foto yang kita unggah berhasil kita munculkan tetapi modelnya terlalu kecil dan kurang menarik (menurut penulis) tetapi jika anda sudah merasa nyaman anda bisa dibilang sudah selesai dalam membuat sebuah form tinggal menata bentuk dan ukurannya saja.
·         Sekarang kita akan modifikasi tampilan tersebut, pilih View lalu pilih Design View blok semua data dengan cara mengklik tanda [+] lalu kita Delete.
·         Tepat di bidang Form Header klik kanan pilih Properties jangan lupa ubah Default View menjadi Single Form dan Scroll Barsmenjadi Neither
·          
·         Klik Tab Design perhatikan di Form Controls pilih Rectangle dengan cara klik lalu taruh di Detail untuk ukuran Panjang lebarnya disesuaikan dengan kebutuhan, perhatikan gambar (bidang putih) :
·         Masih di Rectangle klik kanan pilih Properties atau double klik maka dibilah kanan  akan muncul Form Properties Sheet terus diBack Style ubah perintah Transparant menjadi Normal, dan Back Color kita ubah dengan warna biru tua (dark label text), sehingga tampilannya seperti dibawah ini : Save form tersebut dengan nama Form Biru Data Siswa.



v  Langkah Ketiga 
Langkah selanjutnya adalah memasukkan data yang berada di tabel tersebut yaitu sebagai berikut :
o    Klik Add Existing Field maka akan muncul Field List dan cara yang kita lakukan adalah dengan drag and drop data seperti ID,Nis_SiswaNama_SiswaKelasTgl_Lahir dan Foto (secara berurutan) lalu kita arahkan di form yang sudah kita buat tersebut, dan hasilnya seperti dibawah ini :
·         Atau untuk posisi fhoto bisa disesuaikan dengan kesukaan masing-masing user.




v  Langkah Keempat 
Selanjutnya adalah kita akan membuat tombol-tombol perintah baik untuk menambah data baru, merefresh form, menyimpan data yang sudah kita rekam, menutup form serta melihat data sebelum dan sesudah data yang kita input.
Untuk membuat perintah-perintah tersebut semua terdapat di form Controls yaitu di Button, jika masih bingung perhatikan gambar berikut ini :
Klik Button lalu arahkan tempat yang akan kita buat perintahnya :




·         Untuk membuat perintah Tambah Data dan Save Data pilih Kategori Record Operations lalu untuk Actions pilih Add New Recordatau Save Record sesuai perintah yang ingin kita buat tersebut lalu klik tombol Next ubah format tampilan dari Picture menjadi Textselanjutnya klik Finish (lakukan cara yang sama untuk perintah lainnya).
·         Untuk membuat perintah Refresh atau Menutup Form pilih kategori Form Operations lalu untuk Actions pilih Refresh Form Dataatau Close Form sesuai dengan perintah yang ingin kita buat tersebut lalu klik tombol Next ubah format tampilan dari Picture menjadi Text selanjutnya klik Finish (lakukan cara yang sama untuk perintah lainnya).
·         Untuk membuat perintah melihat data sebelum, sesudah, data awal dan data akhir pilih kategori Record Navigations lalu untukActions pilih Go To First RecordGo To Last RecordGo To Next Record, atau Go To Previous Record sesuai dengan perintah yang ingin kita buat tersebut lalu klik tombol Nextformat tampilan tidak kita ubah tetap (Picture) selanjutnya klik Finish (lakukan cara yang sama untuk perintah lainnya).
·         Jika sahabat benar dalam melakukannya maka tampilannya akan seperti ini :




Tampilan jadi lebih menarik bukan, secara keseluruhan kita sudah bsia dibilang selesai membuat form data dan foto tinggal kita mengedit Titlenya saja dan untuk urusan ini saya serahkan kepada sahabat semua.


Ø  Cara Membuat Koneksi ke Database Pada Delphi

Fungsi dari mengapa kita membuat koneksi ke database jika kita akan membuat sebuah aplikasi desktop. Tujuannya jika kita melakukan input data pada aplikasi desktop tersebut, data akan tersimpan ke dalam database. Agar data dapat tersimpan kedalam database, kita perlu melakukan koneksi ke database terlebih dahulu.
Tahap awal adalah siapkan terlebih dahulu database dan table yang akan digunakan untuk menampung data yang akan kita input nanti. Berikut ini adalah cara membuat sebuah database dan tabel (dalam hal kita menggunakan Microsoft Access 2003) :

Langkah 1
Buka ms.acces dan tentukan lokasi penyimpanan database (dengan mengklik lambing folder), kemudian pilih format 2003 , lalu klik create :



Langkah 2 
Buat table dengan klik kanan tabel -> pilih desain view -> save tabel dengan nama : tb_barang ->buatlah tabel dengan field-field seperti gambar dibawah ini :


Langkah 3 
Selesai membuat table, sekarang coba kita isi data pada tabel secara manual saja, dengan mengklik 2x tb_barang :table, minimal 2 data saja.


Tahap kedua adalah membuka aplikasi Delphi, dan membuat koneksi database pada Delphi dengan menggunakan 3 komponen (AdoConnection, AdoQuery, dan DataSource). Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Langkah 1
Buka aplikasi Delphi -> pilih new project -> vcl form. Kemudian Desain form input data, dan tombol navigasi (text menggunakan label, inputan menggunakan edit, sedangkan tombol navigasi menggunakan Button).


Langkah 2
Selanjutnya tambahkan DBGRIB (terdapat pada komponen data Controls ) untuk menampilkan data yang ada pada database dan masukkan 3 komponen untuk koneksi ke database (AdoConnection : terletak pada komponen DBGO / ADO, AdoQuery : terletak pada komponen DBGO / ADO, dan DataSource terletak pada komponen data Access).

Langkah 3Langkah berikutnya adalah setting ke-4 komponen diatas agar dapat terkoneksi ke dengan database, berikut ini adalah langkah-langkahnya BGRID
a. Setting AdoConnection
Pada properties yang perlu kita setting adalah Connection String, Login Prompt.


- Klik connection string, lalu klik build,lalu pilih jenis provider yang digunakan, lalu pilih Next, Lalu pilih database yang akan dikoneksikan / digunakan, lalu klik OPEN.
Keterangan :
Microsoft jet 4.0 OLE Provider (untuk database access 2003).
Microsoft Off 12.0 Acces Database Engine OLE DB Provider (untuk Access 2007).
- Kemudian pada properties klik login prompt, lalu pilih false
b. Setting AdoQuery
Pada properties Adoquery yang perlu disetting adalah Connection, SQL, dan Active.
- Klik AdoQuery kemudian pada properties,
- Pilih Connectio : AdoConnection1
- Pilih SQL : select * from barang
- Pilih Active : true
c. Setting Datasource
Pada DataSource yang perlu di setting hanya dataset : adoquery1.
d. Setting DBGRIB
Pada DBGrid yang disetting hanya datasource : datasource1.
Jika ke-4 komponen diatas berhasil anda setting maka pada DBGRID akan tampil data berdasarkan apa yang ada pada database, seperti gambar dibawah ini :



Dalam hal ini jika program tersebut di jalankan maka kita klik tombol save, datanya belum akan ter-input(masuk ke database), karna kita belum membuat proses utnuk input data ke database.



Kamis, 10 November 2011

Cara Mudah Belajar C++

Tujuannya adalah untuk memudahkan pembuatan program baik yang sederhana maupun yang kompleks.
Yang dimaksud dengan program adalah kumpulan intruksi yang digunakan untuk mengatur computer agar melakukan suatu tindakan tertentu.
Suatu program ditulis mengikuti kaidah bahasa pemograman tertentu. Bahasa pemograman dapat di analogikan dengan bahasa yang digunakan  manusia (bahasa manusia). Kumpulan intruksi dalam bahasa manusia yang berupa sejumlah kalimat dapat anda analogikan dengan suatu program.
Dalam konteks pemograman, terdapat sejumlah bahasa pemograman, seperti : Pascal, C, C++, dan Basic.

Baiklah untuk mempersingkat waktu dengan cara menganalisis riset dari suatu masalah dan membuat algoritma sederhana transaksi pembayaran pada swalayan yang menggunakan seleksi fungsi if else untuk membuat program transaksi pembayaran.

Permasalahan :
Suatu swalayan memberikan diskon sebesar 10 % bagi siapa saja yang berbelanja sebesar Rp100.000  atau lebih. Buatlah algoritma untuk menghitung nilai uang yang harus dibayar oleh pembeli.
Solusi: Pemecahan masalah ini dalam bentuk diagram alir data dan pseudecode  dapat dilihat pada gambar berikut.
  1. Masukkan (pembelian)
  2. Jika pembelian >= 100000 maka diskon ß 0.1* pembelian sebaliknya diskon 0 akhir-jika
  3. pembayaranß pembelian – diskon
  4. tampilkan (pembayaran
Flowchartnya :

 


 



C++ merupakan bahasa pemrograman komputer yang termasuk dalam bahasa pemrograman tingkat menengah.C++ itu sendiri merupakan bahasa pemngembangan dari bahasa C.C++ merupakan bahasa yang merupakan pemrograman berorientasi objek.Dan langsung saja masuk ke dalam program sederhana dari C++.
#include
void main()
{
cout “selamat pagi semua\n”;
}
Dan saya akan menjelaskan tentang program yang ada diatas :
  1. #include : merupakan deklarasi dari beberapa fungsi yang dibutuhkan oleh perangkat lunak atau class class yang dibutuhkan.
  2. void main () : Ini merupakan fungsi utama, dan c++ itu sendiri terdapat banyak fungsi.Dan kata void itu sendiri menandakan kalau fungsi main tidak bertipe.
  3. {} : kurung buka dan tutup itu sendiri menandakan awal dan akhir dari program.
  4. cout “selamat pagi semua\n”; : cout itu sendiri berguna untuk mencetak tampilan, dan setiap statement harus diakhiri dengan titik koma.
  5. kondisi percabangan :
• if (expression)
{
statement;
}
• if (expression)
{
statement;
}
else
{
statement2;
}
• switch
{
case1:
{
statement;
break;
}
case2:
{
statement;
break;
}
Kondisi perulangan :
• while (expression)
{
statement;
}
• do
{
statement;
}
while (condition);

Senin, 07 November 2011

BELAJAR ARRAY

ARRAY

Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain.

VARIABEL ARRAY
            nama_variabel[indeks]

ketentuan nama variabel arrray sama dengan nama variabel biasa.
indeks menunjukkan nomor dari variabel .

DEKLARASI VARIABEL ARRAY

BU                  : tipe nama_variabel[indeks];

Contoh            : float bil[10];
            deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data     yang  bertipe  float.  Indeks  10  menunjukkan  variabel  bil  terdiri  dari  10    elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data.

Indeks array dimulai dari nol(0) , sedang nomor elemen biasanya dimulai dari satu(1). Nomor elemen dapat dibuat sama dengan nomor indeks untuk mempermudah pembuatan program yaitu dengan memberi indeks satu lebih banyak dari jumlah data yang dibutuhkan, sehingga menjadi :
            float bil[11]

INISIALISASI  ARRAY 1 DIMENSI
Inisialisasi  dapat dilakukan bersama dengan deklarasi atau tersendiri. Inisialisasi suatu array adalah dengan meletakkan elemen array di antara tanda kurung kurawal {}, antara elemen yang satu dengan lainnya dipisahkan koma.
            int bil[2] = {4,1,8}

            bil[0] = 4
            bil[1] = 1
            bil[2] = 8

AUTOMATIC ARRAY adalah Inisialisasi array dilakukan di dalam fungsi tertentu. Hanya  compiler C yang berstandar ANSI C yang dapat menginisialisasikan automatic array.
Cara menginisialisasikan  array dari compiler yg tidak mengikuti standar  ANSI C:
1. Diinisialisasikan di luar fungsi sebagai variabel GLOBAL/EXTERNAL ARRAY.
            int bil[2]={0,0,0};
            main()
2. Diinisialisasikan didlm fungsi sebagai variabel LOKAL/STATIC ARRAY.
            main()
            {
                        static int bil[2]={0,0,0};
                        .........

Pada automatic array yang tidak diinisialisasikan , elemen array akan memiliki nilai yang tidak beraturan. Bila global & static array tidak diinisialisasi maka semua elemen array secara otomatis akan diberi nilai nol(0).

Contoh :
main()
{
            int y;
            int hitung=0;
            int x[0];
            for(y=0;y<5;y++)
            {
                        hitung+=y;
                        x[y]=hitung;
                        printf("%3d - %3d\n",y,x[y]);
            }
}

OUTPUT:
0-  0
1-  1
2-  3
3-  6
4-  10

MENDEFINISIKAN JUMLAH ELEMEN ARRAY DALAM VARIABEL
Besarnya variabel indeks dapat ditentukan dengan menggunakan
preprocessor directives #define
#define N 40
main()
{
            int no[N],gaji[N],gol[N],status[N],juman[N];

Bila besari indeks akan diubah menjadi 50, cukup diganti dengan
#define N 50

ARRAY 2 DIMENSI
            nama_variabel [indeks1][indeks2]
indeks1            : jumlah/nomor baris
indeks2            : jumlah/nomor kolom
Jumlah elemen yang dimiliki array 2 dimensi dapat ditentukan dari hasil perkalian indeks1 * indeks2

misal : array A[2][3] akan memiliki 2*3 = 6 elemen.

main()
{
            float  bil [5] [5]
            .......

dapat dituliskan dengan #define
#define N 5
main()
{
            float bil [N]  [N]
            .......

INISIALISASI ARRAY 2 DIMENSI
main()
{
            float bil[2] [3] =
            { { 1,2,3},       /*baris 0*/
              { 4,5,6},        /*baris 1*/
            }

elemen bil [0] [0] = 1
elemen bil [0] [1] = 2
elemen bil [0] [2] = 3
elemen bil [1] [0] = 4
elemen bil [1] [1] = 5
elemen bil [1] [2] = 6

Contoh :
main()
{
            int x[3][5];
            int y,z;
            int hitung=0;
            for(y=0;y<3;y++)


            {
printf("y = %d\n",y);
                        for(z=0;z<5;z++)
                        {
                                    hitung+=z;
                                    x[y][z] = hitung;
                                    printf("%/t%3d - %3d\n",z,x[y][z]);
                        }
            }
}

OUTPUT:
y = 0
   0-  0
   1-  1
   2-  2
   3-  6
   4-  10
y = 1
   0-  10
   1-  11
   2-  13
   3-  16
   4-  20
y = 2
  0-  20
  1-  21
  2-  23
  3-  26
  4-  30

STRING dan ARRAY
1. Pada string   terdapat karakter null(\0) di akhir string
2. String sudah pasti array, array belum tentu string

CONTOH - CONTOH :
1. array dengan pengisian input melalui keyboard
            baca_input()
            {
                        float nilai[10];
                        for(i=0;i<10;i++)
                        scanf("%d",&nilai[i]);
            }

2. Fungsi yang mencetak isi array dari akhir ke awal
            cetak_array()
{
                        float nilai[10];
                        for(i=9;i>=0;i--)
                        scanf("%3f",nilai[i]);
            }
3. Menghitung rata - rata isi array nilai
            rata_rata()
            {
                        float nilai[10],jum*rata;
                        for(i=0,jum=0;i<=9;i++)
                                    jum+=nilai[i];
                                    rata=jum/i;
            }

4. Mencari nilai terbesar
            besar()
            float temp,nilai[10];
            {
                        for(temp=nilai[0],i=1;i<=9;i++)
                        if(nilai[i] > temp)
                                    temp=nilai[i];
            }
            return(temp)